May
03Tempat-tempat Ziarah di Madinah
Filed Under (Catatan, Religi) by Nurdiansyah on Saturday, 03 May 2008
Tagged Under : madinah, Ziarah
Di hari ke-2 di Madinah, kami melakukan City Tour / Ziarah ke beberapa tempat, diantaranya:
Masjid Quba, masjid pertama yang didirikan Nabi SAW ketika hijrah dari Makkah ke Madinah. Keistimewaan masjid ini pernah dinyatakan Rasulullah sendiri dalam sabdanya:
“Barang siapa berwudhu di rumahnya (tempat tinggalnya), kemudian dia berkunjung ke Masjid Quba, lalu mengerjakan shalat, maka ia mendapat pahala seperti pahala orang yang mengerjakan umroh”.- Pasar / Kebun Kurma, terdapat berbagai jenis kurma segar maupun bentuk lain seperti biskuit maupun permen coklat berisi kurma.

Jabal Uhud, di lembah gunung ini pernah terjadi peristiwa peperangan dahsyat antara kaum Muslimin yang berjumlah 700 orang dengan kaum Musyrikin Makkah yang berjumlah 3.000 orang. Dalam pertempuran tersebut sebanyak 70 orang kaum Muslimin gugur sebagai Syahid, diantaranya paman Nabi sendiri Sayyidina Hamzah yang dikenal dengan julukan Singa Padang Pasir.
Jabal Magnit, ya inilah salah satu kebesaran Allah SWT yang tidak ada di tempat lainnya, kendaraan yang melintasi jalan raya yang diapit gunung-gunung di sini tidak perlu repot-repot membuang bahan bakar untuk menghidupkan mesin. Kami menyaksikan sendiri, bagaimana kendaraan yang kami tumpangi dalam posisi netral dapat melaju sendiri dengan sangat cepat, bahkan sang sopir sendiri mengaku ikutan bingung karena baru pertama kali ini juga dia melintasi gunung ini, weleh..
Masjid Qiblatain, sesuai dengan namanya yang berarti “Masjid yang memiliki dua arah kiblat“. Karena pernah terjadi suatu peristiwa turunnya wahyu pada hari Senin, bulan Rajab tahun ke-2 Hijriah, ketika Nabi sedang melaksanakan shalat Dzuhur yang pada mulanya berkiblat ke Masjid Al-Aqsha di Palestina. Setelah turun ayat tersebut, Rasulullah menghentikan sebentar sholatnya kemudian membalikkan badan dan meneruskan kembali dengan mengubah arah kiblatnya ke Ka’Bah di Masjidil Haram. Dan hingga datangnya hari akhir nanti, arah kiblat tidak akan pernah berubah kembali.- Masjid Sab’ah (Masjid Tujuh), Pada mulanya Masjid-masjid yang menyerupai menara ini merupakan benteng-benteng yang dibangun ketika terjadi Perang Khandaq… Ya, sebuah perang dahsyat yang berhasil dimenangkan kaum Muslimin atas usul salah seorang sahabat Nabi yang bernama Salman Al-Faritsi dari Persia, yang mengusulkan membuat parit yang dalam (Khandaq) ketika menghadapi pasukan musuh yang jumlahnya jauh lebih besar. Saat ini hanya tinggal satu buah masjid yang masih utuh, yang lain digantikan dengan sebuah masjid baru yang lebih besar.















Assalamu’alaikum Pa Haji Nurdin….? selamat yah atas umrohnya….! do’ain yeh biar aku bisa umroh kaya Loe….!
Wa’alaikum salam,
Makasih boss, mudah-mudah bisa cepet kesampaian niatnya yah..
Alhamdulillah saudara bisa mencium harumnya aroma mekkah dan madinah, semoga Allah juga memberikannya untuk ku, amiieen…
Wassalam
HEndra Leonar
http://www.ubb.ac.id
Alhamdulillah pak Hendra, mudah-mudah bapak juga cepat mendapatkan panggilan untuk berangkat ke Baitullah
Subhanallah……………