Umroh Pertama

Filed Under (Catatan, Religi) by Nurdiansyah on Sunday, 04 May 2008

Tagged Under : ,

Bersama Mami, di halaman parkir Masjid Bir AliSelasa, 22 April 2008. Setelah Ziarah ke Makam Rasulullah kemudian mengambil Miqat dari Masjid Bir Ali dan menempuh perjalanan sekitar 5 jam, akhirnya saya dan rombongan sampai juga di kota suci Makkah Al-Mukarromah sekitar pukul 8 malam waktu setempat. Kami langsung transfer ke Hotel Ufuk Al-Fateh, yang lokasinya tidak jauh dari Masjidil Haram, hanya sekitar 100 meter, tetapi ternyata bis yang kami tumpangi tidak dapat masuk sampai ke lobby hotel, dikarenakan jalan dipenuhi oleh jama’ah lain yang berjalan menuju masjid untuk melaksanakan shalat Isya’.

Masuk ke hotel, kami langsung naik ke lantai M2 untuk acara makan malam yang telah disiapkan oleh pihak hotel, kemudian masuk ke room masing-masing untuk menaruh koper dan barang bawaan, serta mempersiapkan diri untuk menuju Masjidil Haram dan memulai tahapan umroh berikutnya setelah Miqat dari Masjid Bir Ali siang tadi.

Suasana di luar Masjidil Haram pada malam hariMemasuki halaman masjid, saya begitu terpana melihat keindahan bangunan ini, meskipun halaman masjid ini tidak seluas Masjid Nabawi di Madinah, tetapi suasana malam hari membuat Masjidil Haram yang terang benderang disinari lampu-lampu ini begitu indah dipandang mata. Subhaanallaah… di hadapan telah tampak Baitullah yang menjadi pusat Kiblat ummat Islam dari segala penjuru dunia, yang biasanya hanya dapat saya lihat dari televisi pada saat hari raya Ied,Ka'bah di dalam Masjidil Haram telah membuat bola mata berkaca-kaca dan tidak sanggup untuk berkedip.

Dengan dipandu oleh pembimbing umroh, saya dan jama’ah lainnya memulai tahapan umroh berikutnya, yaitu Thowaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, Sa’i juga sebanyak tujuh kali antara bukit Sofa dan Marwah, kemudian Tahallul, yaitu mencukur sebagian rambut tanda selesainya rangkaian ibadah umroh. Selesai Tahallul, saya dan jama’ah lain saling bermaaf-maafan sambil berlinangan air mata, karena dengan mengucurnya keringat di tubuh, membuat kita semua kembali suci dari dosa-dosa yang telah lalu.

baca berita di lintas berita

Comments:

  1. Wiuh.. Selamat Yah.. Kapan nieh kita diajak Umroh bareng hehehe (mimpi kale)

  2. Semoga Allah Memberkatimu… Amien

  3. @Deby Ariesta:
    Thank you.. nanti kapan” kalo ada kesempatan ye..

    @Yadi:
    Amien, Makasieh boss..

  4. kereenn.. udah brangkat duluan dia.. banyak duit jg lo yee..

    well, sukses ya broo.. wish u all the best..

  5. Wiiih mantap, semoga dengan umroh ini bisa menambah iman dan ketakwaan.

    Mudah-mudahan aku juga bisa segera umroh dan haji nech!

    Salam buat ibu ya nurdin…..

  6. Allhamdulillah akhirnya noer bs umroh trus balik ke jkt dgn selamat, gw juga ikut seneng n moga” bs umroh juga. pasti seneng bgt yah bs berangkat umroh bareng nyokap… doain yah biar gw bs segera menyusul
    CAYOOO

  7. @Andriz:
    Hehe Alhamdulillah. thanks boss 🙂

    @Syukrie:
    Yup mudah”an mas, nanti salamnya saya sampaikan.

    @Elyn:
    Makasih yea.. tetap CAYOO

  8. Nice post. Anda berada di RSS reader saya sekarang sehingga saya bisa membaca lebih banyak dari Anda di bawah jalan.

  9. Thank you, nice post

    Andrew

  10. @ Pertama:
    Makasih pak, tp bahasa terjemahannya agak aneh tuh *thinking :D*

    @ Andrew:
    You are welcome sir, thanks…

Leave a Reply

CommentLuv badge